Jumat, 22 Maret 2013

22032013

Tahan diri dari perkataan spontan yang bisa merusak suasana dan melukai hati

14032013

Bahagia itu bukan karena bebasnya dari masalah, tapi jadi dekat dengan Allah meskipun banyak masalah :)

21032013

Jangan banyak bertanya atau berkata yang tidak perlu yang bisa membuat suasana menjadi tidak enak.

Rabu, 20 Maret 2013

arti uang 500 untuk alif

"TEEETTT" bel istirahat telah berbunyi. Para siswa keluar menuju kantin, tapi ada seorang pelajar yang tetap diam di bangku tidak keluar untuk istirahat. "Kamu tidak istirahat bersama teman-teman kamu, Alif?" tanya Bu Rina kepada pelajar itu. "Tidak Bu Guru." jawab Alif singkat.

Bu Rina kemudian menanyakan alasan mengapa dia tidak ikut istirahat bersama teman-temannya. Alif menjawab, "Ibu saya memberi uang jajan Rp 500,- sehari Bu Guru. Dengan uang segitu Alif hanya mampu membeli sepotong roti. Malu la Bu Guru, teman-teman pada beli makanan dan minuman yang enak-enak tapi aku hanya beli sepotong roti saja. Jadi saya kumpulkan uang hari ini untuk makan hari esok. Jadi saya dapat makan roti dan minum es. Saya ke kantin hari selasa dan kamis saja Bu Guru." Alif tertunduk malu.

Perasaan Bu Rina mulai bercampur baur, sedih dan haru. Di zaman 2013 ini masih ada pelajar yang membawa uang Rp 500,- sebagai uang sakunya. Banyak diantara kita yang memandang Rp 500,- adalah jumlah yang kecil, namun bagi pelajar ini Rp 500,- sangatlah besar artinya.

"Kalau hari jum'at kamu tidak ke kantin juga ya?" tanya Bu Rina. Lalu Alif menjawab, "Owh, hari jum'at uang Rp 500,- ini saya masukkan kotak amal di masjid Bu Guru. Ibu saya bilang, kalau kita sedekah rizki kita akan bertambah."

Mata Bu Rina berkaca-kaca. Ia terkejut dan kagum, sudah diberi uang jajan sehari Rp 500,- masih bisa bersedekah pula. "Ya Allah, limpahkanlah rizki untuk keluarga muridku ini. Luaskanlah rizki mereka. Semoga mereka tidak lagi berada dalam kemiskinan."

Rasanya terenyuh hati Bu Rina, bayangkan saja sahabat, uang Rp 500,- yang diberi untuk makan di sekolah, dia masih infakkan Rp 500,- sebagai tabungan amalnya. Subhanallah..

Mungkin kisah ini terlihat sangat sederhana, tapi bagi kita, ia memberi beribu pelajaran. Mungkin Allah akan mempertemukan kita dengan orang-orang seperti Alif, agar kita mau lebih giat untuk bersedekah, beinfak. Semoga bermanfaat.

Senin, 18 Februari 2013

Selasa, 19 Februari 2013

aku mulai mengeluh tentang hidupku, bosan rasanya menjalani rutinitas seperti ini. kuliah-nongkrong-cucian-musik-nonton-game-tidur.seperti tak ada kegiatan lain dalam hidup ini. gw sadar, tapi entah kenapa gw males melangkah ke kegiatan yang berbeda dr rutinitas gw sehari-hari. klo lu bingung, gapapa. dan parahnya, gw tuh orangnya kaga suka klo dinasehatin. malah terkadang ngelawan. jadi harus digimanain ya?

tapi yowesslah, kan hidup tuh indah klo dibuat indah. klo dipake ngeluh, habislah waktu hidup gw. hidup itu singkat. :)

Jumat, 01 Februari 2013

me

"manusia pasti dilahirkan dengan mimpi, kenapa tidak sekalian dibikin besar?" jikalau ada yang bilang mimpi kamu itu ketinggian maka katakan pada mereka bahwa "Perbedaan antara hal mustahil dan tidak mustahil terletak pada tekad seseorang." dan ketahuilah baha "Tuhan memeluk mimpi-mimpimu". jangan pernah putus asa dan JANGAN PERNAH MENYERAH.

pemusatan kekuasaan


Tugas Praktikum Ke-10                    Hari/Tanggal : Rabu/21 November 2012
Mata Kuliah Sosiologi Umum                        Ruang Kuliah   : CCR 1.04
TERJADINYA PEMUSATAN KEKUASAAN
Catatan untuk Bachrudin Martosukarto
Oleh Sulardi
PENGGULINGAN KEKUASAAN: ANTARA ORLA DAN ORBA
Oleh Panji Semirang
SAMPANG DAN TRADISI PERLAWANAN
Oleh Anwar Hudijono
Disusun oleh:
Muhammad Salman Alfarisi/F14120124
Kelompok Praktikum 8
Asisten Dosen:
Vioci Vesa Denia/I24090017


 
Ikhtisar bacaan 1
            Sejak kemerdekaan, bangsa ini masih terengah-engah untuk menciptakan bangunan hukum yang kokoh dan demokratis.Telah lama bangsa Indonesia menjalani kehidupan politik yang otoriter dengan pemusatan kekuasaan pada presiden. Hal ini terlihat dari penyusunan konstitusi yang cenderung menitikberatkan segala kekuasaan pada presiden.
            Contoh daripenyimpangan ini adalah dengan adanya maklumat Presiden No 1 tahun 1946 yang menjadi landasan bagi presiden untuk mengambil alih kekuasaan pemerintahan sepenuhnya. Selain itu, saat itu muncul TAP MPRS yang mengangkat Ir. Soekarno sebagai presiden seumur hidup. Namun akhirnya penyimpangan ini diakhiri dengan ditumpasnya G30S/PKI.
                Kemudian pemerintahan Indonesia pun diganti dengan pemerintahan Orde Baru. Pada masa ini terjadi doktrin bahwa apa yang dikatakan pemerintah adalah selalu benar adanya. Karenanya, DPR menjadi sebuah badan yang ompong.  Kekuasaan  presiden pun semakin besar. Setelah itu, presiden pun mulai “meranjah” kekuasaan MPR. Presiden, yang seharusnya “seolah-olah” menjadi mandataris MPR, malah benar-benar menjadi mandataris MPR. Alhasil, kedaulatan MPR pun diambil alih oleh presiden.
                Jalan keluar yang dapat diambil untuk menyelesaikan masalah ini adalah dengan melakukan reformasi politik. Namun, untuk dapat merealisasikannya, diperlukan kemauan dan usaha yang gigih dari penguasa negeri ini untuk benar-benar melakukan perubahan.

Ikhtisar bacaan 2
                Orde Lama (Orla) adalah tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara pada masa Soekarno. Sedangkan Orde Baru (Orba) adalah suatu tatanan yang mengantikan Orde lama. Dalam pergantian dari Orla ke Orba ini terjadi pertumbahan darah.yang dilakukan oleh PKI. Namun, ternyata Orba masih saja belum sesuai dengan konsep demokrasi yang diinginkan rakyat. Untuk itulah, pada tahun 1998 terjadi demo besar-besaran yang dilakukan oleh mahasiswa seluruh Indonesia untuk menuntut perubahan menuju pemerintahan reformasi. Dalam proses pergantian Orba ke reformasi ini juga terjadi pertumpahan darah yang dialami oleh para mahasiswa dari Universitas Trisakti.
                Ada  persamaan dalam dua proses pergantian kekuasaan ini, yaitu keduanya terjadi akibat adanya rasa tidak suka terhadap presiden yang diangap terlalu berkuasa. Ada juga perbedaannya, yang pertama adalah pada pergantian Orla menuju Orba marinir ada bersama para pendemo, namun pada pergantian Orba menuju reformasi militer tidak berdiri untuk mendukung para pendemo. Yang kedua, pada pergantian orba menuju reformasi, media massa sangat berperan dalam menyebarkan berita saat demo berlangsung, sedangkan pada pergantian orla tidak.. Yang terakhir, perbedaannya terletak pada jumlah korban. Pergantian menuju pemerintahan reformasi lebih banyak memakan korban.

Ikhtisar Bacaan 3
                Masyarakat Sampang (Madura) telah dikenal sebagai sosok masyarakat yang kaku dan keras. Mereka menjadi terkenal karena aksi-aksi heroik mereka dalam menentang kezaliman pemerintah. Contohnya adalah Tragedi Nipah. Aksi mereka pada tahun 1993, ketika para petani miskin maju menerjang peluru aparat militer untuk memperjuangkan hak-hak dan martabat mereka atas tanah yang akan dijadikan waduk. Bukan hanya itu saja. Pada tahun 1997 masyarakat Sampang bergolak menentang hasil pemilu karena dinilai tidak jujur dan tidak adil, penuh kecurangan dan rekayasa untuk memenangkan Golkar, partainya para penguasa.
                Rupanya perlawanan memang sudah menjadi ornamen kultural masyarakat Sampang sejak lama. Ketika marak terjadi penggarapan partai-partai politik untuk memenangkan Golkar dalam pemilu 1971, Sampang dijadikan sebagai basis Nahdlatul Ulama (NU) dalam melakukan perlawanan terhadap Golkar. Usaha itu membuahkan hasil. Akhirnya NU mendapatkan kursi lebih banyak daripada Golkar.
                Sampai rezim Orde Baru runtuh, Sampang dikenal sebagai daerah yang sulit “ditaklukkan”. Mereka mampu dan mau melawan rezim pemerintah. Hal ini mungkin saja terjadi karena mereka mewarisi tradisi perlawanan yang terbentuk melalui perjalanan sejarah yang panjang.